Rabu, 09 Desember 2015

PENGERTIAN DAN PELAKSANAAN PROGRAM PANDU GEMPITA DI BANJARMASIN


Penyelenggaraan kesejahteraan Sosial dilakukan untuk mengupayakan terpenuhinya taraf kesejahteraan sosial masyarakat. Pada perkembangaannya, dinamika lingkungan  strategis menuntut perubahan paradigma dalam peyelenggaraan kesejahtaraan sosial, diantaranya perubahan reformasi birokrasi  yang mensyaratkan perlunya pelayanan publik berkualitas dan berorientasi pada kepuasan penerima layanan.

Penyelenggaraan kesejahteraan sosial selama ini masih bersifat;  pelayanan sosial sektoral/fragmentaris,  bersifat amal  (charitative), jangkauan terbatas, hanya merespon masalah aktual secara reaktif, focus pelayanan masih berbasis institusi dan belum memiliki rencana strategi nasional untuk keterpaduan pelayanan.  Pelayanan masih terpencar dan belum terintegrasi.  Salah satu contoh; di indonesia terdapat sekitar 20 program penanggulangan kemiskinan baik  di pusat, provinsi,  kabupaten/kota.  Sasaranya orang miskin namun berbagai metode tergenting dan data base yang berbeda.  Regulasinya pun berbeda-beda serta sulit mengukur efektivitas program bahkan membingungkan masyarakat untuk dapat menjangkau dan mengakses layanan dimaksud.  Padahal kemiskinan merupakan masalah sosial mendasar yang dalam penanganya memerlukan ketrpaduan dan multi disiplener.

Mengigat kompleksitas permaslahan kemiskinan dan maslah sosial lainya,  maka idealnya penanggananya harus dilakukan secara terintegrasi dan terpadu , lintas sektor serta lintas pelaku. Disamping itu, di era etonomi daerah ini, pelayanan sosial harus lebih menjangkau masyarakat ditingkat akar rumput.  Konsekuensinya bagi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah harus lebih mengenali dan memahami permasalahan sosial didaerahnya, sekaligus mampu memberikan solusi layanan yang dibutuhkan masyarakat , secara tepat, cepat  efektif dan efesien serta terintegrasi.

Bertitik tolak dari pandangan tersebut perlu dilakukan terobosan dalam rangka penanggulangan maslah kemiskinan dan masalah masalah sosial lainya.  Melaui pembaharuan strategi Pelayanan Terpadu Gerakan Masyarakat Peduli Kabupaten/kota Sejahtera (Pandu Gembita) diharapkan pelayana sosial dapat terlaksanakan secara sinergis antar berbagai instansi trkait. Dengan adanya program Pandu Gembita kegiatan masing-masing sektor dapat saling menunjang sehingga program pemerintah bidang kesejahteraan sosial dapat terlaksana secara efektif dan efesien.

Upaya ke arah itu lebih dilakukan melalui penandatangan Kesepahaman bersama yang sudah dibangun antar pemerintah Pusat dan Daerah melalui penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Gerakan Masyarakat Peduli kabupaten/Kota  Sejahtera  (Pandu Gempita).  Salah satu wujud implementasi dari Pandu Gembita adalah terbentuknya lembaga yang mampu memberikan pelayanan seara terpadu bagi  masyarakat.  Keterpaduan didasarkan oleh prinsip keadilan untuk semua yang memenuhi hak dasar warga miskin dan /atau mengalami masalah sosial.

Dalam hal ini dibutuhkan  pelayanan sosial terpadu yang berkelanjutan  (One stop services); menjangkau seluruh warga yang mengalami masalah sosial (Universal approach);  sistem dan program kesejahteraan sosial yang melembaga dan profesional;  mengedepankan peran dan tanngung jawab keluarga serta masyarakat.


Dasar Hukum
  1. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah;
  2. Undang-undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesehjateraan Sosial;
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2012 tentang penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial;
  4. Keputusan Menteri Sosial RI Nomor : 50/HUK/2013 tentang Pedoman Pelayanan Terpadu Gerakan Masyarakat Peduli Kabupaten/Kota Sejahtera. 
 
    Definisi Operasional :


    Pelayanan terpadu ; tempat pemberian pelayanan secara terpadu /terintegrasi di bid kesos, pendidikan, kesehatan, kependudukan dan pelayanan dasar lainnya yang dibutuhkan masyarakat untuk mengatasi kemiskinan dan permasalahan sosial lainnya.

    Gerakan masyarakat peduli ; seluruh aktifitas yang dilakukan masyarakat yang dilakukan secara sadar, keinginan luhur terlibat aktif dlm penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

    Kabupaten/Kota Sejahtera ; suatu kondisi kehidupan sosial di kabupaten/kota yang mempunyai indikator sejahtera. A.l; terbangunnya layanan satu atap untuk penanggulangan kemiskinan dan masalah sosial lainnya, peningkatan aksesibilitas layanan sosial dasar yang mudah, murah/gratis, berkualitas, bangkitnya gerakan kesetiakawanan sosial, terbangunnya mekanisme yang ramah dalam penanganan penyandang cacat dan terbangunnya sarana dan prasarana mobilitas bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan.

    Kerangka Konseptual Pandu Gempita

    Kerangka Konseptual Pandu Gempita Pandu Gempita yang dilaksanakan dapat dilihat dalam gambar dan model berikut ini :





    Ruang Lingkup Pandu Gempita
    1. Pelayanan rehabilitasi sosial di bidang kesejahteraan sosial anak, orang dengan kecacatan, tuna sosial, korban penyalahgunaan Napza, dan lanjut usia;
    2. Perlindungan dan jaminan sosial di bidang pengumpulan dan pengelolaan sumber dana bantuan sosial, perlindungan sosial korban tindak kekerasan dan pekerja migran, perlindungan sosial korban bencana sosial, perlindungan sosial korban bencana alam, dan jaminan sosial;
    3. Pemberdayaan sosial dan penanggulangan kemiskinan di bidang keluarga dan kelembagaan sosial, komunitas adat terpencil, penanggulangan kemiskinan perkotaan, penanggulangan kemiskinan perdesaan, dan kepahlawanan, keperintisan dan kesetiakawanan sosial; dan
    4. Pengembangan model kebijakan, strategi dan program kesejahteraan sosial menuju kabupaten sejahtera, di bidang pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia kesejahteraan sosial, penelitian dan pengembangan kesejahteraan sosial, penyediaan data dan informasi kesejahteraan sosial, penyediaan sumber daya manusia kesejahteraan sosial dan pengembangan profesi pekerjaan sosial, dan pengembangan sistem sertifikasi sumber daya manusia kesejahteraan sosial serta akreditasi lembaga kesejahteraan sosial.

    Pelaksanaan Pandu Gempita di Banjarmasin
    1. Pelaksanaan kesepakatan bersama ini berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan
    2. Pelaksanaan teknis dari kesepakatan bersama ini, ditindaklanjuti dalam perjanjian kerja sama yang merupakan bagian tidak terpisahkan dengan esepakatan bersama ini.
    3. Pembinaan teknis pelaksanaan Pandu Gempita dari Kementerian Sosial oleh Ditjen Dayasos dan Gulkin, Ditjen Linjamsos, Ditjen Rehsos, Itjen, dan Badiklit.
    4. Pelaksanaan teknis di daerah dikoordinasikan oleh BBPPKS Kemensos Regional IV Kalimantan di Banjarmasin.
    5. Pembinaan teknis pelayanan kesejahteraan sosial terpadu menuju kabupaten sejahtera dari pemerintah daerah kabupaten oleh Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Perumahan dan Tata Kota, Dinas Koperasi dan UKM, Kepolisian Resort, Dinas Perlindungan Masyarakat, BKKBN, dan Dinas/Instansi lainnya yang bertanggungjawab dalam pemenuhan kebutuhan dasar dan penanganan masalah sosial.
    6. Jangka Waktu: Kesepakatan bersama ini berlaku untuk jangka waktu 5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal ditandatanganinya dan dapat diperpanjang serta diperbaharui sesuai kesepakatan Kementerian Sosial dan Pemerintah Daerah Kota Banjarmasin. Dalam hal salah satu pihak ingin mengakhiri kesepakatan ini sebelum jangka waktu berakhir, terlebih dahulu mengajukan pemberitahuan secara tertulis kepada pihak lainnya selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender sebelum waktu pengakhiran yang dikehendaki.
    7. Pembiayaan :Pembiayaan untuk pelaksanaan kesepakatan bersama ini dibebankan pada anggaran Kementerian Sosial dan Pemerintah Daerah Kota Banjarmasin.
    Banjarmasin_sejahtera, Peran Pemerintah, masyarakat, Dunia Usaha
    Rumah Model Visi Banjarmasin Sejahtera

    Sumber : Dirangkum dari Materi Diklat Manajemen Pandu Gempita BBPKS Regional IV Kalimatan di Banjarmasin Tanggal 4 s.d 10 Desember  tahun 2015. 
      Tulisan sekaligus sebagai Bahan laporan Diklat Manajemen Pandu Gempita kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin dari Kasi Ketenagaan Paud dan PNFI  Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin.

        Selasa, 08 Desember 2015

        PENGERTIAN IT (INFORMATION AND TEKNOLOGI) DALAM MATERI TIK

        Komputer, IT, TIK, Tekonologi, Materi TIK, Pelajaran ITVisiuniversal--Warga Belajar dan Siwa Sekalian, dalam pengertian umum atau kesepakatan umum yan tidak tertuang dalam kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), IT adalah singkatan dari kata Information and Technology.  Istilah Information and Technology apabila disingkat yaitu menjadi IT. Akronim IT (Information and Technology) merupakan singkatan/akronim tidak resmi dalam Bahasa Indonesia.

        Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information technology (IT) adalah istilah umum untuk teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video. Contoh dari Teknologi Informasi bukan hanya berupa komputer pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah tangga elektronik, dan peranti genggam modern (misalnya ponsel) (Wikipedia.org).

        Dalam konteks bisnis, Information Technology Association of America menjelaskan:

        Pengolahan, penyimpanan dan penyebaran vokal, informasi bergambar, teks dan numerik oleh mikroelektronika berbasis kombinasi komputasi dan telekomunikasi. Istilah dalam pengertian modern pertama kali muncul dalam sebuah artikel 1958 yang diterbitkan dalam Harvard Business Review, di mana penulis Leavitt dan Whisler berkomentar bahwa "teknologi baru belum memiliki nama tunggal yang didirikan. Kita akan menyebutnya teknologi informasi (TI).  Beberapa bidang modern dan muncul teknologi informasi adalah generasi berikutnya teknologi web, bioinformatika, 'Cloud Computing', sistem informasi global, Skala besar basis pengetahuan dan lain-lain (Wikipedia.org).


        Penjelasan / Informasi Lebih Rinci (Detil) dari "IT" :

        Akronim / Singkatan : IT
        Nama Diri / Kepanjangan : Information and Technology
        Kependekan Alternatif : -
        Kepanjangan Alternatif : -
        Kesimpulan 1 : IT adalah singkatan dari Information and Technology
        Kesimpulan 2 : Information and Technology adalah kepanjangan dari IT
        Kesimpulan 3 : Information and Technology apabila disingkat menjadi IT
        Kesimpulan 4 : IT apabila dipanjangkan menjadi Information and Technology
        Bahasa : Bahasa Indonesia tidak resmi
        Sumber informasi singkatan IT : Internet, Literatur, majalah dan berbagai sumber populer.
        Demikian tentang pengertian atau arti dari "IT"  Information and Technology, semoga bermanfaat, terimakasih sudah berkunjung di blog visiuniversal. Wassalam....

        visiuniversal.blogspot.co.id : PENGERTIAN IT (INFORMATION AND TEKNOLOGI) DALAM MATERI TIK

        Jumat, 04 Desember 2015

        BAGAIMANA UJIAN NASIONAL PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET A, B, C, DI MASA DEPAN?

        Kesetaraan_Paket A, B, C_Ujia_Kesetaraan
        Pengkajian dan perbaikan terhadap pelaksanaan ujian nasional, termasuk Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK), perlu dilakukan secara komprehensif, mulai dari kelembagaan, persiapan, penyelenggaraan, sampai kepada pelaporan. Oleh karena itu, BSNP masih terus mengkaji dan diharapkan dari pengkajian ini dapat diperoleh suatu model, mekanisme, dan sebuah sistem ujian yang ideal dan kredibel. 

        Menurut hemat penulis, beberapa alternatif perbaikan yang dapat dilkukan terhadap pelaksanaan ujian nasional itu, termasuk UNPK sebagai berikut.   

        Kelembagaan

         Berdasarkan PP No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidkan, ujian nasional dilaksanakan oleh Bandar Standar Nasional Pendidikan. Untuk dapat mengemban fungsinya dengan baik,   lembaga ini  haruslah dikembangkan supaya memenuhi kriteria sebagai berikut:
        1.      Melembaga, dan memiliki struktur sampai di tingkat Kabupaten/Kota, untuk menjamin keterjangkauan dalam pelaksanaan dan pengaman ujian.
        2.      Memiliki sarana dan prasana yang mencukupi untuk menunjang kelancaran pelaksanaan ujian.
        3.      Memiliki sumber daya manusia profesional yang mencukupi, baik tenaga administrasi untuk mendukung administrasi penyelenggaraan ujian profesional, maupun tenaga teknis, yakni pakar dalam bidang pengujian dan penilaian pendidikan.
        4.      Memiliki otoritas penuh dalam penyelenggaraan ujian, bebas dari intervensi lembaga manapun lainnya.
        Model ideal dari lembaga pengujian ini dapat mengambil contoh dari berbagai negara lain. Antara lain, seperti,  Malaysia Examination Syndicate) di Malaysia, Singapore Evaluation and Assessment Board (SEAB) di Singapura, dan Educational Testing Service (ETS) di Amerika Serikat. MES di Malaysia berada di bawah Kementrian Pendidikan, namun bebas dari intervensi Menteri Pendidikan. SEAB di Singapura, merupakan lembaga swastra penuh, yang berdiri sejak tahun 2004. Sebelum lembaga ini terbentuk, Ujian Nasional di Singapura diselenggarakan oleh devisi testing, yang berada di bawah Kementrian Pendidikan. ETS di Amerika Serikat merupakan salah satu lembaga pengujian, dan statusnya swasta penuh.  
        Lembaga-lembaga pengujian ini bertangung jawab pebuh dalam seluruh penyelenggaran ujian, dari A sampai Z. Dengan demikian, seluruh proses penyelenggaraan ujian dapat dilakukan secara profesional, sehingga dapat berlangsung dengan baik, kredibel, dan akuntabel. Penyiapan dan penyelenggaraan ujian merupakan tugas pokok dan funsi dari lembaga ini, yang harus dilakukan sebagai sesuatu yang rutin. Oleh karena itu, apabila lembaga ini sudah terbentuk, tidak perlu lagi pembentukan panitia pada berbagai jenjang, yang sufatnya ad hoc.  

        Bahan Ujian
        Mata pelajaran yang diujikan dalam UNPK pada masing-masing jenjang dan jenis satuan pendidikan masih dapat dipertahankan seperti mata pelajaran yang ada saat ini,  sebagai berikut.
        a.       Paket A setara SD/MI meliputi: Pendidikan Kewarganegaraan,  Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Ilmu Pengetahuan Sosial;
        b.      Paket B setara SMP/MTs, meliputi: Pendidikan Kewarganegaraan,  Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, dan Bahasa Inggris;
        c.       Paket C IPA setara SMA, dan MA Program Studi IPA meliputi  Bahasa dan Sastra Indonesia/ Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris,  Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi;
        d.      Paket C IPS setara SMA dan MA Program Studi IPS meliputi  Bahasa dan Sastra Indonesia/Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris,  Ekonomi, Geografi, dan Sosiologi;
        e.       Paket C Kejuruan meliputi: Pendidikan Kewarganegaraan,  Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika.
        Adapun bahan UNPK dapat dirinci menjadi 3 macam, yakni: Standar Kompetensi Lulusan, Spesifikasi Tes, dan naskah master soal. Masing-masing bahan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut.

              Standar Kompetensi Lul.usan
        Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. SKL UNPK adalah kemampuan minimal dalam mata pelajaran UNPK, yang harus dikuasai oleh peserta didik, sebagai salah satu persyaratan  untuk lulus pada suatu jalur, jenis, dan jenjang pendidikan. SKL ditetapkan dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional dan dapat dilakukan evaluasi dalam jangka waktu tertentu. Sebelum dilakukan perubahan berdasarkan hasil evalusai, suatu SKL tetap berlaku dan digunakan dalam pelaksanaan ujian. 

        1.      Spesifikasi Naskah Soal
        Untuk memudahkan pemilihan dan perakitan naskah soal, dari  SKL  dikembangkan spesifikasi tes. Spesifikasi ini memuat indakator dan measure untuk setiap butir soal,  sehingga memudahkan perakitan naskah soal yang paralel dilihat dari segi isi (content) dan tingkat kesukarannya. Spesifikasi naskah soal memuat:
        a.       Nomor  Soal;
        b.      Kompetensi/Pokok Bahasan/Subpokok bahasan;
        c.       Indikator butir soal; dan
        d.      measure
        Spesifikasi naskah soal juga dapat disebarluaskan, sebagai bahan bagi pesertd didik untuk mempersiapkan ujian secara lebih fokus.

        2.      Master Naskah Soal
        Master soal ujian nasinal dipilih dan dirakit dari bank soal yang ada di Pusat Penilaian Pendidikan,  yang sesuai dengan SKL dan Spesifikasi yang ditetapkan. Adapun butir soal yang berada dalam bank soal, adalah butir soal yang bermutu baik, dan dikembangkan melalui serangkaian langkah sebagai berikut.
        a.       penulisan butir soal oleh guru, berdasarkan ksi-kisi yang telah disiapkan;
        b.      telaah kualitatif oleh guru dan pakar konstruksi tes;
        c.       uji coba soal;
        d.      analisis statistic;
        e.       pemilih butir soal (pemilahan: butir soal baik, butir soal perlu revisi untuk uji coba berikutnya, dan butir soal yang ditolak/tidak digunakan);
        f.       entri butir soal (yang memenuhi criteria empiric) ke dalam bank soal.
        Master Soal, yang terdiri dari sejumlah paket, yang isi dan tingkat kesukarannya relatif sama.
        Penggandaan Naskah Soal
        Penggandaan soal UNPK dilakukan di tingkat provinsi oleh perusahaan percetakan setempat yang ditetapkan berdasarkan kriteria yang ketat dilihat dari segi:
        1.      kelengkapan sarana dan prasaran, untuk menjamin kelancaran dan ketepatan waktu penyelesaian pekerjaan pencetakan;
        2.      mutu hasil pencetakan;
        3.      pengamanan dalam proses pencetakan dan pendistribusian; dan
        4.      pengalaman.
        Krriteria ke-4 menjadi penting untuk dipertimbangkan, untuk menghindari kekacauan dalam proses pencetakan, pengamplopan, dan pendistribusian bahan ujian.
        Perusahaan percetakan yang mencetak naskah soal ditetapkan oleh pejabat yang berwenang, berdasarkan hasil evaluasi yang ditetapkan oleh Menteri Pendidikan Nasional, , tidak ditenderkan. Naskah soal adalah dokumen negara yang bersifat rahasia, dan perlu penertiban dan pengamanan yang ketat dalam proses pencetakan dan pendistribusian. Pemilihan percetakan melalui tender seperti yang terjadi saat ini, sering terpilih perusahaan percetakan yang belum berpengalaman, sehingga sering menimbulkan banyak dalam pencetakan dan pendistribusian bahan ujian.  

        Pendistribusian Naskah Soal
        Perusahaan Percetakan, setelah selesai proses pencetakan, mendistribusikan bahan ujian ke lembaga penyelenggara UNPK tingkat Kabupaten/Kota, di bawah pengawasan lembaga penyelenggara UNPK Tingkat Provinsi. Selanjutnya, lembaga penyelenggara UNPK Tingkat Kabupaten/Kota, mendistribusikan bahan ujian ke sekolah/madrasah, tempat penyelenggaraan UNPK setiap hari sesuai dengan jadwal UNPK. Lembaga penyelenggara UNPK tingkat Kabupaten/Kota bertangung jawab penuh dalam penyelenggaraan dan pengamanan pelaksanaan UN di sekolah/madrasah.

        Pengawasan di Ruang Ujian
        Pengawasan di ruang ujian dilakukan oleh tim pengawas UNPK yang ditetapkan oleh lembaga penyelenggara UNPK tingkat Kabupaten/kota.  Pengawas ruang ujian ditetapkan dari para guru sekolah/madrasah atau tutor, dengan memperhatikan faktor keamanan, kejujuran, dan ketelitian, untuk menjamin keamanan pelaksanaan ujian di sekolah/madrasah.

        Pemindaian dan penskoran Lembar Jawaban Ujian Nasional
        Pemindai (scanning) lembar jawaban UNPK dan penskoran (scoring) dilakukan oleh Tim pemindaian tingkat provinsi, yang dibentuk penyelenggara lembaga pengujian tingkat provinsi. 

        Kriteria dan Penentuan Kelulusan
        Kriteria kelulusan peserta UNPK ditetapkan oleh Lembaga Pengujian Pusat. Seluruh peserta ujian yang memenuhi kriteria kelulusan ditetapkan lulus dalam UNPK.

        Ujian Paket ABC

        Pelaksanaan Ujian Nasional
        Ada 2 alternatif bentuk penyelengaraan Ujian Nasional yang dapat dilakukan di masa mendatang sebagai berikut.

        1.  Pelaksanaan dengan Pemberdayaan Bank Soal Daerah
        Pelaksanaan ujian dapat dilakukan dengan pemberdayaan Bank Soal di daerah, yaitu dengan merakit naskah soal menggunakan bank soal yang ada di masing-masing-masing provinsi. Lembaga pusat hanya menyiapkan sejumlah butir soal inti (ancor item) untuk menyamakan skala dalam penskoran. Selain butir soal inti, lembaga pusat perlu menyiapkan daftar spesifikasi tes, sebagai acuan bagi daerah dalam merakit butir soal. Keuntungan dari strategi ini antara lain sebagai berikut.
        a.  Kemampuan yang dites, sama untuk seluruh wilayah negara.
        b. Hasil tes dapat dibandingkan antarpeserta, antar-satuan pendidkan, antardaerah, dan bahkan antar tahun
        c. Bila terjadi kebocoran soal di suatu daerah tidak perlu mengulangi ujian di semua provinsi;
        d. Beban penyelenggara pusat tidak terlalu berat, yang dapat mengakibatkan mudahnya terjadi kekeliruan dalam penyiapan naskah soal.

        2.  Pelaksanaan dengan Computer Adaptive Testing (CAT)
        Pelaksanaan ujian dengan CAT, peserta ujian mengerjakan soal dengan menggunakan perangkat komputer, dan butir soal akan keluar secara random, dengan tingkat kesukaran yang sesuai dengan kemampuan masing-masing peserta tes.
        Strategi ini memiliki keunggulan dalam beberapa hal sebagai berikut.
         a.  Mudah dan cepat dalam penskoran, karena hasilnya langsung diperoleh pada saat itu juga.
        b. Hasil tes lebih akurat, lebih objektif  objektif dan kre-dibel, karena diskor secara otomatis oleh sistem atau komputer.
        c.   Sangat efisien, karena tidak memerlukan biaya pence-takan naskah soal dan lembar jawaban siswa.
        Yang menjadi masalah adalah memerlukan investasi awal yang besar dari pemerintah. Namun, apabila investasi awal sudah tersedia, maka dalam pelaksanaan ujian tahun-tahun berikut akan lebih mudah, lebih murah, dan lebih lancar dalam pelaksanaannya. Masalah lain adalah memerlukan kesiapan peserta tes untuk mengoperasikan komputer. Namun, apabila sistem ini akan diimplementasikan sistem ini dapat diujicobakan secara bertahap.

        Pemanfaatan Hasil Ujian
        Kegunaan hasil Ujian Nasional,  adalah  menjadi salah satu pertimbangan untuk:

        1. pemetaan mutu satuan dan/atau program pendidikan;
        2. seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya;
        3. penentuan kelulusan peserta didik dari suatu satuan pendidikan;
        4. akreditasi satuan pendidikan; dan pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.

        Biaya Penyelenggaraan Ujian Nasional
        Biaya penyelenggaraan UN, termasuk UNPK sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah dan Pemerintah Daerah. Sesuai dengan dengan ketentuan yang termuat dalam Pasal 69 ayat (2) Peraturan Pemerintah(PP) No. 19 Tahun 2005, tentang Standar Nasional Pendidikan, peserta didik wajib mengikuti satu kali ujian  nasional tanpa dipungut biaya. Oleh karena itu, Pemerintah dan Pemerintah Daerah harus menyiadakan anggaran yang mencukupi untuk membiayai penyelenggaraan ujian ini.
        Bagi peserta didik tidak lulus dalam UNPK, berhak mengulang, sampai mencapai kelulusan. Namun, sesuai dengan ketentuan yang termuat dalam Pasal 69 ayat (2) PP No. 19, untuk ujian yang kedua dan seterusnya, peserta didik dapat dipungut biaya. Ketentuan ini adalah penting, untuk memberi dorongan kepada peserta didik supaya belajar lebih keras untuk mencapai kelulusan dalam satu kali ujian. Selain dari itu, juga penting dalam rangka penghematan biaya yang harus dikeluarkan oleh pemerintah.   

        Penutup

        Hasil UNPK yang valid, akurat, dan kredibel  sangat diperlukan sebagai dasar dalam perumusan kebijakan pembangunan dan peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Hasil UNPK yang valid, akurat, dan kredibel hanya dapat diperoleh apabila tes yang digunakan bermutu baik, ujiannya terlaksana dengan baik, dan penskorannya dilakukan secara baik dan objektif. Berkaitan dengan hal ini, ditemukan masih banyak celah kelemahan dalam pelaksanaan UNPK.
        Disinyalir, dalam pelaksanaan UNPK selama ini banyak terjadi kecurangan karena berbagai kepentingan. Indikasi kecurangan ini juga diperkuat oleh hasil analisis lebar jawaban peserta. Kondisi ini perlu diperbaiki, karena apabila tidak diperbaiki, penyelenggaraan UNPK hanya merupakan penghamburan biaya dan energi yang sia-sia. Data hasil UN hanya merupakan sampah, yang tidak tepat digunakan dalam pengambilan keputusan dan dalam perumusan kebijakan pembangunan pendidikan.
        Oleh karena itu, mengingat pentingnya UNPK dan pentingnya upaya untuk mengatasi kecurangan-kecurangan yang terjadi selama ini, dipandang perlu adanya upaya yang lebih serius untuk memperbaiki sistem dan mekanisme penyelenggaraan UNPK yang jujur dan objektif pada semua tingkat penyelenggaraan.

        * * *

        Kamis, 03 Desember 2015

        4 BAGIAN PENTING OTAK MANUSIA BESERTA FUNGSINYA

        Visiuniversal--Warga Belajar dan siswa sekalian, berikut ini kita akan memperlajari tentang beberapa bagian otak manusia, yang pada dasarnya terbagi menjadi 4 bagian. Otak merupakan salah satu organ terbesar dan paling kompleks yang ada dalam tubuh manusia, dimana keberadaannya adalah sebagai sistem pusat saraf guna mengendalikan seluruh fungsi tubuh. Dengan kata lain, otak merupakan organ tubuh yang bertanggung jawab untuk melakukan pengaturan terhadap pemikiran serta seluruh tubuh manusia yaitu dengan cara mengkoordinir serta mengatur perilaku, gerak, serta fungsi tubuh seperti detak jantung, keseimbangan suhu serta cairan pada tubuh, serta tekanan darah.

        Otak tersusun atas 2 sel penting, yaitu :

        1. Sel Neuron

        Yaitu suatu jenis sel yang terdapat di otak, batang otak, sumsum tulang belakang, serta sel-sel saraf yang berfungsi untuk menyimpan serta mengirimkan informasi ke otot dan mengirim kembali informasi sensorik. Neuron otak memiliki 3 komponen, yaitu badan sel, akson, serta dendrit. Selain itu, neuron otak juga mengandung 2 jenis asam lemak yaitu asam lemak PUFA, yaitu asam arakidonat (AA) dan asam dokosaheksaenoat (DHA).

        Neuron dalam otak jumlahnya milyaran, dimana masing-masing neuron terhubung dengan neuron-neuron lainnya melewati sinapsis. Sinapsis sendiri merupakan titik temu antara terminal akson salah satu neuron dengan neuron lainnya.
         
        2. Sel Glia

        Yaitu sel-sel dalam otak selain neuron yang berfungsi untuk memberikan nutrisi serta dukungan struktural ke dalam otak. Dengan kata lain, sel ini bertugas untuk melindungi serta menunjang aktivitas neuron.

        Otak merupakan sistem saraf pusat yang sangat lunak, sehingga keberadaannya dilindungi oleh tengkorak serta ruas-ruas tulang belakang. Selain itu, otak juga dilindungi oleh lapisan  membran meninges yang memiliki 3 lapisan, yaitu :
        1. Piameter yang merupakan lapisan terdalam dan berbentuk menyerupai lipatan-lipatan permukaan otak.
        2. Arachnoidea mater yang memiliki bentuk seperti sarang laba-laba yang berisi semacam cairan limfa yang mengisi celah-celah membran arachnoid. Cairan tersebut dinamakan liquor cerebrospinalis yang berfungsi sebagai bantalan yang melindungi otak dari kerusakan mekanik.
        3. Durameter yang terbagi dalam 2 lapisan, dimana lapisan yang terluar bertingdak sebagai endostium yang menyatu dengan tengkorak. Sementara lapisan yang lain berfungsi sebagai durameter yang mudah dilepaskan dari tulang kepala.
        Otak merupakan organ tubuh yang paling penting sekaligus organ yang paling rumit. Dikatakan paling penting karena apabila sedetik saja otak kita tidak bekerja, maka tubuh akan mati dikarenakan organ tubuh yang lain juga berhenti bekerja.

        Otak merupakan organ tubuh manusia yang paling rumit, dimana organ tersebut terbagi atas beberapa bagian, yaitu :
        1. Otak Besar (Telencephalon atau Celebrum)

        otak besarIni merupakan bagian otak terbesar serta yang paling menonjol dari otak manusia, yaitu menepati 2/3 dari massa otak dan terletak di  bagian atas rongga tengkorak.  Bagian luar dari otak besar ini dilindungi oleh lapisan tipis jaringan abu-abu yang disebut kortek celebral. Secara garis besar, otak besar berfungsi untuk memproses semua kegiatan intelektual, seperti :
        • Menentukan kecerdasan
        • Menentukan kepribadian
        • Untuk berfikir
        • Mengingat
        • Membayangkan
        • Merencanakan sesuatu
        • Sensasi sentuhan

        Memahami bahasa, dan lain sebagainya

        Otak besar dibagi menjadi 2 bagian, yaitu :

        1. Belahan otak bagian kanan

        otak kanan

        Otak besar memiliki 2 bagian belahan otak yaitu otak belahan bagian kanan dan otak bagian kiri. Disetiap belahan otak memiliki fungsinya masing-masing seperti

        Bagian otak kanan memiliki fungsi antara lain untuk :

        Mengontrol sisi tubuh bagian kiri
        Bertanggung jawab atas perkembangan Emotional Quotient (EQ) misalnya bersosialisasi, berkomunikasi, mengendalikan emosi, serta berinteraksi dengan manusia yang lain
        Bertanggung jawab atas kemampuan intuitif, kemampuan merasakan, memadukan, serta mengekspresikan tubuh seperti menari, melukis, bernyanyi, maupun kegiatan-kegiatan lainnya.
        melukis kemampuan yang menggunakan otak kanan

        2. Belahan otak bagian kiri
        otak kiri

        Bagian otak ini memiliki beberapa fungsi antara lain :

        Mengontrol sisi tubuh bagian kanan
        Merupakan pusat Intelegent Quotient (IQ) atau hal-hal yang memiliki hubungan dengan rasio dan logika seperti kemampuan untuk membaca dan menulis.

        Kedua belahan otak diatas terhubung oleh corpus callomsum, yaitu massa materi putih besar yang terdiri dari ikatan serat yang menghubungkan materi putih dari dua belahan otak.

        Tiap belahan otak, yaitu otak bagian kanan dan otak bagian kiri terbagi dalam 4 lobus, yaitu :

        Lobus frontal, yaitu bagian terdepan dari otak besar, dimana lobus ini berkaitan dengan fungsi motorik, kemampuan untuk menyelesaikan masalah, kemampuan untuk menilai sesuatu, kreativitas, kemampuan untuk mengontrol perasaan dan perilaku seksual, kemampuan untuk memahami bahasa, membuat alasan, merencanakan sesuatu, dan lain sebagainya.
        Lobus parietal, yaitu bagian tengah otak besar yang berhubungan dengan sensor perasaan seperti rasa sakit, sentuhan, tekanan, dan lain sebagainya.
        Lobus Temporal, yaitu bagian bawah dari otak besar yang berhubungan dengan memori dan pendengaran.
        Lobus Occipital, yaitu bagian belakang otak besar yang berhubungan dengan sistem pengolahan otak visual manusia sehingga nantinya dapat berinterpretasi dengan segala sesuatu yang dilihat.

        2. Otak Kecil (Cerebellum)

        Otak kecilOtak kecil merupakan bagian terbesar dari otak belakang, dimana ia terletak di atas batang otak dan di bawah oksipital serebrum. Otak kecil memiliki permukaan yang berlekuk-lekuk dan memiliki bentuk sebesar bola base. Cerebellum terbagi menjadi 3 bagian, yaitu :
        1. Vestibuloserebelum, yaitu bagian otak kecil yang berfungsi untuk mengontrol serta menjaga keseimbangan pergerakan mata
        2. Spinoserebelum, yaitu bagian otak kecil yang berfungsi untuk mengontrol kemampuan otot serta gerakan tubuh
        3. Sereberoserebelum, yaitu bagian otak kecil yang berfungsi sebagai penyimpan memori, menginisiasi gerakan yang disadari, serta untuk melakukan perencanaan.
        Secara garis besar, otak kecil memiliki berbagai macam fungsi seperti :

        Mengontrol gerak serta keseimbangan tubuh, seperti mengatur posisi tubuh
        Membantu meningkatkan sistem motorik seperti koordinasi gerakan otot, jadi apabila otak kecil mengalami cidera, kondisi tersebut dapat berpengaruh pada gerakan tubuh yang tak terkoordinasi akibat terganggunya sikap serta koordinasi gerak otot.

        4. Batang Otak (Brainstem)

        Batang otakBatang Otak merupakan bagian otak yang menghubungkan otak dengan sumsum tulang belakang. Batang otak terletak di dasar rongga kepala yang memanjang hingga ke sumsum tulang belakang (tulang punggung). Batang otak terdiri dari otak tengah medula oblongata dan pons. Motor dan neuron sensorik yang bergerak melalui batang otak yang dapat meneruskan sinyal antara otak dan sumsum tulang belakang. Batang otak juga berfungsi untuk mengkoordinasikan sinyal kontrol motor yang dikirim dari otak menuju tubuh.

        Batang otak menjadi tempat melekatnya keseluruhan saraf kranial, kecuali saraf I dan saraf II yang letaknya menempel pada otak besar (celebrum).

        Bagian otak ini terdiri dari 3 bagian, yaitu :

        1. Otak tengah (mesencephalon)

        Otak tengah

        Ini merupakan bagian batang otak yang memiliki letak paling atas, dimana otak ini merupakan penghubung antara otak besar dan otak kecil. Otak tengah tersusun atas 2 struktur utama, yaitu :

        Tektum, yaitu bagian dari otak tegah yang terdiri 2 colliculi yaitu Inferior Colliculi yang terkait dengan proses pendengaran, dan superior Colliculi yang terkait dengan proses visual serta gerakan mata.
        Celebral peduncle, yaitu bagian otak tengah yang terbagi menjadi tegmentum (bagian posterior) dan crus celebri (bagian anterior) yang terpisah oleh substansia nigra.

        Fungsi otak tengah antara lain adalah :

        Mengontrol respon penglihatan seperti gerak mata serta pembesaran pupil mata
        Mengatur sistem pendengaran dan gerak tubuh.

        2.  Medula Oblongata

        medula oblongataMedula oblongata atau yang sering disebut dengan medula terletak dibagian otak belakang yang merupakan bagian paling bawah batang otak yang menghubungkan medulla spinalis dan pons varoly. Bagian ini memiliki fungsi antara lain :
        • Sebagai pusat pernafasan di 2 tempat yaitu dorsal dan ventral
        • Sebagai pusat pengatur jantung, yaitu meningkatkan denyut serta kekuatan kontraksi jantung melalui saraf simpatis serta menurunkan denyut jantung ke saraf parasimpatis.
        • Sebagai pusat vasomotor yaitu mengatur tekanan darah dengan cara mengontrol diameter pembuluh darah melalui saraf parasimpatis
        • Sebagai pusat refleks non vital seperti menelan, muntah, batuk, bersin, serta tersedak.

        4. Pons

        ponsPons merupakan bagian otak berupa serabut saraf yang menghubungkan otak kecil bagian kanan dan bagian kiri. Pons memiliki kandungan inti yang menyampaikan signal dari otak depan ke otak kecil bersamaan dengan inti yang berhubungan dengan tidur, respirasi, kegiatan menelan, pendengaran, rasa, keseimbangan, kontrol kandung kemih, gerak mata, postur tubuh, ekspresi wajah, serta sensasi wajah. Pons merupakan bagian otak yang berperan dalam menghasilkan mimpi pada saat seseorang tidur.

        Pon pada manusia tindakan sekitar 2,5 cm atau panjangnya 1 inchi. Sebagian besar muncul sebagai tonjolan anterior rostral luas untuk medula. Posterior terdiri dari dua pasang tangkai tebal di sebut peduncles serebelum yang menghubungkan otak kecil untuk pons dan otak tengah.
        Sistem Limbik (Limbic System)

        Sistem Limbik atau yang juga disebut otak paleomammalian merupakan bagian otak yang membungkus batang otak yang terletak di dalam otak besar. Dalam bagian ini, seluruh neuron bekerja mengatur tingkah laku emosional dan dorongan motivasional. Sistem limbik tersusun atas beberapa bagian, yaitu :

        1. Hipotalamus

        hipotalamusHipotalamus merupakan bagian otak yang tersusun atas sejumlah nukleus yang memiliki berbagai macam fungsi yang peka terhadap suhu, glukosa, steroid, serta glukokortikoid. Hipotalamus terletak di bagian batang otak, yaitu di diencephalon. Ia bertindak sebagai pusat kontrol autonom, dimana ia memiliki fungsi yang terkait dengan sistem saraf serta kelenjar hipofisis. Selain itu, hipotalamus juga merupakan suatu bagian dari sistem limfatik yang tidak pernah terpisahkan serta sebagai konektor signal yang berasal dari bagian otak menuju korteks otak besar. Hipotalamus mengirim signal berupa epinephrine serta neropinephrine ke kelenjar adrenal. Fungsi hipotalamus sendiri antara lain adalah :
        • Mengontrol serta mengatur hormon-hormon endokrin guna memelihara homeostasis tekanan darah, suhu tubuh, denyut jantung, emosi, cairan tubuh, nafsu makan, serta perilaku.
        • Mengontrol serta memonitoring berbagai macam aktivitas tubuh.
        • Mengatur fungsi sekretorik pada posterior dan anterior kelenjar hipofisis

        2. Thalamus

        thalamusJika dilihat dari segi lokasi serta koneksi saraf, thalamus merupakan struktur simetris garis tengah otak yang terletak diantara otak tengah dan kortek selebral. Ini merupakan struktur terbesar yang dimiliki diencephalon, yaitu bagian otak yang terletak diantara otak tengan dan otak depan. Pada manusia, thalamus membentuk bola masa dengan ukuran sekitar 5,7 cm dan terletak simetris pada setiap sisi ventrikel ketiga dengan kemiringan mencapai 30°. Thalamus dianggap sebagai pusat informasi diotak, karena ia bertindak sebagai perantara atau penyampai antara subkortikal  dengan kortek selebral.

        Fungsi dari bagian ini antara lain adalah :

        Menyampaikan signal sensorik dan motorik kepada kortek selebral
        Mengatur kesadaran, kewaspadaan, serta tidur

        3. Amigdala

        amigdalaAmigdala atau maygdalae merupakan sekumpulan saraf yang berbentuk menyerupai kacang almond yang terletak di bagian medial temporal lobe. Amigdala merupakan bagian dari bangsal ganglia serta bagian dari sistem limbik  yang memiliki peran untuk merngolah ingatan,reaksi emosi, serta pengambilan keputusan. Adapun fungsi yang dimiliki bagian otak ini adalah :

        Mengirimkan proyeksi ke bagian hipotalamus, thalamus dorsomedial, inti thalamic retikuler, area ventral tegmental, locus coeruleus, inti saraf trigeminal dan saraf wajah, serta tegmental inti laterodorsal.
        Membentuk serta menyimpan memori yang berhubungan dengan peristiwa emosional.
        Mengatur konsolidasi memori di daerah otak yang lain.

        4. Hipocampus

        hipokampusHippocampus merupakan komponen utama dari otak yang dimiliki manusia maupun jenis vertebrata yang memiliki peranan yang sangat penting dalam konsolidasi informasi dari memori jangka pendek ke memori jangka panjang serta berperan dalam navigasi spasial. Hipocampus pada otak manusia terletak di bawah kortek selebral, sedangkan pada primata terletak pada lobus temporal medial dibwah permukaan kortikal. Beberapa peneliti telah menganggap bahwa hippocampus merupakan bagian dari sistem memori lobus temporal medial yang bertanggung jawab atas memori deklaratif umum. Adapaun fungsi dari hippocampus adalah :

        Membentuk kenangan baru terkait dengan peristiwa yang pernah dialami, baik itu memori yang bersifat episodik atau otobiografi yaitu dengan cara mendeteksi peristiwa baru, tempat, serta rangsangan.
        Berperan dalam pembentukan memori spasial dan navigasi

        Demikian 4 Bagian penting Otak Manusia Beserta Fungsinya, semoga bermanfaat. Terimakasih.

        Sumber : http://dosenbiologi.com/manusia/bagian-bagian-otak-manusia