Kamis, 31 Desember 2015

SEJARAH PEMEKARAN DAN NAMA 34 PROVINSI DI INDONESIA BESERTA IBU KOTANYA


Visiuniversal--Warga Belajar dan siswa sekalian, Nusantara ini merupakan wilayah yang sangat luas yang terdiri dari beragam daerah dari beberapa pulau besar dan kecil, yang sebagian telah dibagi menjadi provinsi tertentu. Secara historis Pemekaran provinsi di Indonesia sejak merdeka – Setelah Indonesia merdeka, yang tadinya hanya 8 provinsi setelah dari waktu ke waktu mengalami pemekaran. Berikut sejarah pemekaran provinsi di Indonesia berdasarkan pembagian tahun-tahun di masa yang lalu :

Tahun 1950

Pada tahun ini jumlah provinsi bertambah menjadi 11, adapun provinsi yang mengalami pemekaran adalah sebagai berikut :

1. Provinsi Sumatra, berkembang menjadi 3 provinsi, yaitu : Sumatra Utara, Sumatra Tengah, dan Sumatra Selatan.

2. Provinsi Jawa Tengah, berkembang menjadi dua provinsi, yaitu : Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Pemekaran provinsi di Indonesia sejak merdeka

Tahun 1956


Pada tahun ini jumlah provinsi di Indonesia bertambah menjadi 15, adapun provinsi yang mengalami pemekaran adalah sebagai berikut :

1. Provinsi Sumatra Utara berkembang menjadi dua provinsi, yaitu : Sumatra Utara dan Daerah Istimewa Aceh (DIA).

2. Provinsi Jawa Barat berkembang menjadi 2, yaitu : Jawa Barat dan Daerah Khusus Ibukota (DKI ) Jakarta.

3. Provinsi Kalimantan berkembang menjadi 3 provinsi, yaitu : Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.

Tahun 1957

Pada tahun ini, jumlah provinsi bertambah menjadi 17 provinsi. Adapun provinsi yang mengalami pemekaran adalah sebagai berikut :

1. Provinsi Sumatra Tengah berkembang menjadi 2 provinsi, yaitu : Sumatra Barat, Riau, dan Jambi.

2, Provinsi Kalimantan Selatan berkembang menjadi 2 provinsi, yaitu Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Tahun 1958


Pada tahun ini jumlah provinsi di Indonesia bertambah menjadi 20 provinsi. Adapun provinsi yang mengalami pemekaran adalah sebagai berikut :

1. Provinsi Sunda Kecil terbagi menjadi 3, yaitu : Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

2. Provinsi Riau dan Jambi terbagi menjadi 2, yaitu : Provinsi Riau dan Provinsi Jambi.

Tahun 1959

Pada tahunh ini jumlah provinsi di Indonesia bertambah menjadi 21 provinsi. Provinsi yang mengalami pemekaran adalah Provinsi Sumatra Selatan terbagi menjadi 2 yaitu : Sumatra Selatan dan Lampung.

Tahun 1960

Pada tahun ini jumlah provinsi di Indonesia bertambah menjadi 22. Provinsi yang mengalami pemekaran adalah Provinsi Sulawesi terbagi menjadi Sulawesi Utara dan Tengah, serta Sulawesi Selatan dan Tenggara.

Tahun 1964

Pada tahun ini jumlah provinsi bertambah menjadi 24 provinsi, yang mengalami pemekaran adalah :

1. Provinsi Sulawesi Utara dan Tengah berkembang menjadi 2, yaitu : Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah.

2. Provinsi Sulawesi Selatan dan Tenggara berkembang menjadi 2, yaitu Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah.

Tahun 1967

Pada tahun ini jumlah provinsi bertambah menjadi 25. Provinsi yang mengalami pemekaran adalah Provinsi Sumatra Selatan berkembang menjadi 2 provinsi, yaitu : Sumatra Selatan dan Bengkulu.

Tahun 1969

Dengan masuknya Irian Jaya menjadi wilayah Indonesia, maka pada tahun ini jumlah provinsi di Indonesia bertambah satu menjadi 26 provinsi.

Perjuangan para pahlawan dalam merebut Irian Jaya dari penjajah bisa dibaca selengkapnya di artikel Pembebasan Irian Barat

Tahun 1976

Pada tahun ini jumlah provinsi menjadi 27. Adapun provinsi yang mengalami pemekaran adalah Provinsi Nusa Tenggara Timur yang terbagi menjadi 2, yaitu Nusa Tenggara Timur dan Timor-Timur.

Tahun 1999

Lepasnya Provinsi dari Indonesia menyebabkan provinsi berkurang satu menjadi 26. Mengapa Timor-Timur lepas dari wilayah Indonesia?

Namun, pada tahun ini juga ada beberapa provinsi yang mengalami pemekaran, sehingga menjadi 29 provinsi. Adapun yang mengalami pemekaran adalah :

1. Provinsi Maluku mengalami pemekaran menjadi 2 provinsi, yaitu : Provinsi Maluku dan Maluku Utara.

2. Provinsi Irian Jaya terbagi menjadi 3 provinsi, yaitu : Irian Jaya Timur, Irian Jaya Tengah, dan Irian Jaya Barat.

Tahun 2000

Pada tahun ini, jumlah provinsi di Indonesia bertambah menjadi 32. Provinsi yang mengalami pemekaran adalah sebagai berikut :

1. Provinsi Sumatra Selatan berkembang menjadi 2 provinsi, yaitu : Sumatra Selatan dan Bangka Belitung.

2. Provinsi Jawa Barat berkembang menjadi 2 provinsi, yaitu : Jawa Barat dan Banten

3. Provinsi Sulawesi Utara berkembang menjadi 2 provinsi, yaitu : Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Tahun 2001

Pada tahun ini jumlah provinsi di Indonesia berkurang menjadi 31, mengapa? Karena pada saat itu terjadi penggabungan 2 provinsi, yaitu Provinsi Irian Jaya Timur dan Provinsi Irian Jaya Tengah menjadi Provinsi Papua.

Tahun 2002

Pada tahun ini, jumlah provinsi di Indonesia bertambah menjadi 32. Provinsi yang mengalami pemekaran adalah Riau menjadi dua provinsi, yaitu : Riau dan Kepulauan Riau.

Tahun 2004

Pada tahun in jumlah provinsi di Indonesia bertambah menjadi 33. Provinsi Sulawesi Selatan berkembang menjadi dua, yaitu : Provinsi Sulawesi Selatan dan Provinsi Sulawesi Barat.

Tahun 2012

Pada tahun ini jumlah provinsi di Indonesia bertambah menjadi 34. Provinsi yang mengalami pemekaran adalah provinsi Kalimantan Timur menjadi dua provinsi, yaitu : Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Kalimantan Utara adalah provinsi termuda di Indonesia.

Sejarah bertambah dan berkurangnya provinsi di Republik Indonesia yang sampai saat penulis memposting Tulisan ini berjumlah 34 provinsi. Di masa mendatang, jumlah tersebut entah bisa bertambah tetapi bisa juga berkurang, sesuai dengan perkembangan kebijakan dan dinamika politik ketatanegaraan yang berjalan.

Berikut 34 Provinsi di Indonesia Beserta Ibukotanya
Nama-nama 34 Provinsi di Indonesia beserta Nama Ibukotanya

Provinsi Nanggro Aceh Darussalam yang beribukota di Kota Banda Aceh
Provinsi Sumatera Utara yang beribukota di Kota Medan
Provinsi Sumatera Barat yang beribukota di Kota Padang
Provinsi Riau yang beribukota di Kota Pekan Baru
Provinsi Kepulauan Riau yang beribukota di Kota Tanjung Pinang
Provinsi Jambi yang beribukota di Kota Jambi
Provinsi Sumatera Selatan yang beribukota di Kota Palembang
Provinsi Bangka Belitung yang beribukota di Kota Pangkal Pinang
Provinsi Bengkulu yang beribukota di Kota Bengkulu
Provinsi Lampung yang beribukota di Kota Bandar Lampung
Provinsi DKI Jakarta yang beribukota di Kota Jakarta
Provinsi Jawa Barat yang beribukota di Kota Bandung
Provinsi Banten yang beribukota di Kota Serang
Provinsi Jawa Tengah yang beribukota di Kota Semarang
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang beribukota di Kota Yogyakarta
Provinsi Jawa Timur yang beribukota di Kota Surabaya
Provinsi Bali yang beribukota di Kota Denpasar
Provinsi Nusa Tenggara Barat yang beribukota di Kota Mataram
Provinsi Nusa Tenggara Timur yang beribukota di Kota Kupang
Provinsi Kalimantan Barat yang beribukota di Kota Pontianak
Provinsi Kalimantan Tengah yang beribukota di Kota Palangkaraya
Provinsi Kalimantan Selatan yang beribukota di Kota Banjarmasin
Provinsi Kalimantan Timur yang beribukota di Kota Samarinda
Provinsi Kalimantan Utara yang beribukota di Kota Tanjung Selor
Provinsi Sulawesi Utara yang beribukota di Kota Manado
Provinsi Sulawesi Barat yang beribukota di Kota Mamuju
Provinsi Sulawesi Tengah yang beribukota di Kota Palu
Provinsi Sulawesi Tenggara yang beribukota di Kota Kendari
Provinsi Sulawesi Selatan yang beribukota di Kota Makassar
Provinsi Gorontalo yang beribukota di Kota Gorontalo
Provinsi Maluku yang beribukota di Kota Ambon
Provinsi Maluku Utara yang beribukota di Kota Ternate
Provinsi Papua Barat yang beribukota di Kota Kota Manokwari
Provinsi Papua yang beribukota di Kota Jayapura

Berapakah Jumlah Provinsi di Indonesia Saat Ini?
 
pertanyaan yang tentu seringkali dilontarkan oleh para warga belajar dan siswa kepada tutor dan guru. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa saat ini Indonesia memiliki 34 provinsi yang tersebar diseluruh nusantara. Hal tersebut bukanlah sebuah kepastian karena jumlah provinsi di Indonesia senantiasa berubah dari waktu ke waktu. Seperti dijelaskan pada sejarah perkembangan Propinsi dI Indonesia di atas Pada waktu awal kemerdekaan Indonesia hanya memiliki 8 provinsi saja, pada masa orde baru bertambah menajadi 27 provinsi dan saat ini jumlahnya semakin bertambah menjadi 34 dengan provinsi terbaru yaitu Provinsi Kalimantan Utara dengan ibukotanya di Kota Tanjung Selor.

Apa Sajakah Provinsi Baru di Indonesia?
 
Sejak lahirnya orde baru dibumi pertiwi, kita telah memekarkan 8 provinsi baru. Tentunya provinsi tersebut lahir dengan adanya kebijakan-kebijakan tertentu yang tentu juga telah memenuhi persyarakatan  sebagai provinsi baru misalnya mengenai wilayah, penduduk, pendapatan daerah dan yang lainnya. Dan inilah nama-nama provinsi yang termasuk baru di Indonesia beserta dengan nama ibukotanya:

Provinsi Maluku Utara yang beribukota di Kota Ternate
Provinsi Banten yang beribukota di Kota Serang
Provinsi Bangka Belitung yang beribukota di Kota Pangkal Pinang
Provinsi Gorontalo yang beribukota di Kota Gorontalo
Provinsi Papua Barat yang beribukota di Kota Kota Manokwari
Provinsi Kepulauan Riau yang beribukota di Kota Tanjung Pinang
Provinsi Sulawesi Barat yang beribukota di Kota Mamuju
Provinsi Kalimantan Utara yang beribukota di Kota Tanjung Selor.

Demikianlah warga belajar dan siswa sekalian tentang sejarah perkembangan dan jumlah Propinsi yang ada di seluruh Indonesia. Semoga Artikel ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan bahan belajar buat kalian semua. Terimakasih telah berkunjung kembali ke blog Visiuniversal ini, silakan melihat-lihat artikel-artikel menarik lainnya di sini !

ANEKA UKURAN / THE MEASUREMENTS



Aneka_Ukuran_ruang
Ukuran Tinggi
Visiuniversal---Para siswa dan warga belajar sekalian, di penghujung tahun dan di hari penutup tahun 2015 ini, untuk menyongsong tahun 2016, maka kita harus mempersiapkan diri untuk melakukan dua hal utama terkait dengan kegiatan belajar dan pembelajaran kita, yaitu; pertama, kita lakukan evaluasi diri sejauh mana dan seberapa banyak pengetahuan yang sudah kita terima selama tahun yang akan kita tinggalkan yaitu tahun 2015. Kedua, kita harus mempersiapkan dan merencanakan langkah apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi belajar kita ditahun mendatang yaitu tahun 2016. Berikut ini sebagai penutup postingan tahun 2015, sesuai dengan permintaan teman-teman kita yang mempelajari tentang macam-macam ukuran, maka kita coba membuat ringkasan tentang ukuran atau yang dalam bahasa Inggris disebut dengan The Measurements. Seperti berikut ini ;


UKURAN PHARMASI
20 grains
1 scuple
128 cubicfeet
1 cord (wood)
3 scuples
1 dram
40 cubic feet
1 on (shiping)
8 drams
1 ounce
2.150.42 cubic inhes
1 US standart
gal



12 ounces
1 pound
231 cubic inches
1 US standing
gal



acushed

1 cubic foot
Abaout 45 of

UKURAN BERAT
27.11.32 grains
1 dram
16 drams
1 ounce
16 ounce
1 pound
25 pounds
1 quarter
4 quarters
1 ewt
2000 pounds
1 short ton
2240 pounds
1 long ton

UKURAN LUAS
144 square inches
1 square foot
9 sq. feet
1 sq.yard
301/4 sq.yards
1 sq.rod
40 sq. rods
1 rood
4 roods
1 acre

UKURAN PANJANG
12 inches
1 foot
3 feet
1 yard
5 ½ yard
1 rod
40 rods
1 furlong mile
8 furlongs
1 statute mile
3 miles
1 leaque

UKURAN TROY
24 grainds
1 pwt
20 pwt
1 ounce
12 ounces
1 pound


Use for weighing gold, silver, and jewels


MACAM-MACAM
1 inches
1 palm
4 inches
1 hand
6 inches
1 spain
18 inches
1 cubic
21.8 inches
1 bible cubic
  
UKURAN KAIN
2 1/4 inches
1 nail
4 nails
1 quarter
4 quarters
1 yard
  
UKURAN LAUT
Pound/minute

6 feet
1 fathom
/minute

120 fathoms
1 cable length
Power (hp)

7 ½ cable lengts
1 mile
5.280.2 feet
1 statuta mile
pound/minute

6.080 feet
1 nautical mile
Btu/minute


UKURAN WAKTU
hour

60 seconds
1 minute
60 minute
1 hour
24 hour
1 day
7 day
1 week
7 ½ cable lengts
1 mile
28.29.30.31 day
1 cat month
term

30 days-1 mount
1 nautical mile
365 days, 1 year, 365 days, 1 leap year

TENAGA LISTRIK
1 kilowat (kw)
1 000 watts
1 kw
44257 feet
1 kw
56.87 btu
1 kw
1.34 horse
1 hp
0.746 kw
1 hp
33000 feet
1 hp
42.41
1 Btu
788 feet pound
1 Btu
0.293 watt
1 juole
1 watt second
1 Btu
1,06 kilojoule
1 term
106 megajoule
1 kilojoule(kj)
0,948 Btu
1 megajoule
9,84 x 103
1 Kilowatt hour (kwh)
3,60 megajoule
Btu = British Terminal Unit

UKURAN ISI
1728 cubuc inches
1 cubic foot
27 cubic feet
1 cubic yard


Demikianlah warga belajar dan siswa sekalian tentang aneka ukuran/ The Measurements untuk postingan terakhir kita di tahun 2015 ini, semoga postingan ini beserta postingan-postingan lainnya bermanfaat untuk kita semua dalam membantu kegiatan belajar dan pembelajaran kita. Terimakasih banyak sudah bersedia menjadi pengunjung setia blog visiuniversal ini. Selamat tahun baru 2016...semoga di tahun mendatang ini menjadi lebih baik lagi dan sukses selalu menyertai kita semua. Amiin.

Minggu, 27 Desember 2015

PEMERINTAH RESMI MENGUMUMKAN PERGANTIAN KURIKULUM DARI K13 MENJADI KURIKULUM NASIONAL TAHUN 2016

Visiuniversal--selamat malam para pelaku pendidikan dan para guru sekalian, berikut ini informasi terupdate tentang kurikulum 2013 kurtilas yang sedang ramai dibicarakan diberbagai media sosial dan media masyarakat.
 
Menteri pendidikan dan kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan resmi mengubah kurikulum pendidikan, dari Kurikulum 13 (K13) menjadi Kurikulum Nasional. Namun, perubahan kurikulum yang terlalu cepat ini diharapkan tidak ada kepentingan politik.

Demikian disampaikan pengamat pendidikan bidang Tarbiyah Keguruan dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Ali Maksum. Menurutnya, perubahan kurikulum sangat wajar. Namun, jika perubahannya sangat cepat patut dipertanyakan.

“Kita semua tahu kalau negara lain juga melakukan perubahan. Tetapi saya harap ini tidak ada kepentingan politik. Dari kurikulum KTSP ke K13 sudah menjadi polemik. Sekarang sudah muncul Kurikulum Nasional,” kata dia, dihubungi, Sabtu (26/12).
Fakta sebenarnya, kata Ali Maksum, perubahan menjadi Kurikulum Nasional hanya sebagai bentuk tambal sulam dari kekurangan Kurikulum 13.

Sebuah kurikulum yang belum tuntas penerapannya, kata dia, dalam perjalanan waktu menjadi hal yang membingungkan. “Yang bingung tidak hanya guru. Tetapi juga wali murid juga,” kata dia.

Buku Kilas Setahun Kinerja Kemendikbud (November 2014 – November 2015) resmi mengumumkan pergantian kurikulum dari K13 menjadi Kurikulum Nasional. Namun, pemerintah tetap menggunakan nama K13 agar tak ada kesan pemerintah membuat kurikulum baru.

“Kurikulum Nasional merupakan hasil dari revisi Kurikulum 2013,” kata Mendikbud, Anies Baswedan. Anies berencana membeberkan Kurikulum Nasional ini pada Selasa, 29 Desember.

Sumber : ( http://waspada.co.id/ )

Senin, 14 Desember 2015

GAJI GURU PNS DAN NON PNS DI INDONESIA MASIH RENDAH

Visiuniversal--Guru sering dikatakan sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Di Indonesia, guru adalah pendidik profesional yang mempunyai tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah, baik mereka yang bertugas dijalur pendidikan formal ataupun jalur pendidikan Nonformal yang secara langsung maupun tidak langsung berperan serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Dan menjadi unjung tombak utama dalam membina, mendidik, dan mengembangkan tunas-tunas muda, untuk generasi penerus bangsa.

Guru harus memiliki kualifikasi akademik minimum sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV), menguasai kompetensi (pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian), memiliki sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

Terkait gaji bagi pahlawan tanpa tanda jasa, nasib mereka berangsur-angsur bersinar lagi. Sebabnya, sejak tahun 2009 kenaikan gaji guru mencapai 100 persen karena saat itu Panitia Kerja (Panja) Belanja Pusat, Panitia Anggaran DPR telah menyetujui kenaikan gaji guru sebesar itu.

Dimisalkan pendapatan mereka pada maksimal 2,4 juta maka dengan kebijakan Pemerintah tersebut guru bakal mendapatkan gaji sebesar Rp 5,4 juta.

Belum lagi tunjangan khusus bagi guru yang berada di daerah terpencil (gurdacil) atau yang bertugas jauh dipedalaman yang diperkirakan sebesar Rp 5,1 juta. Namun jika dibandingkan gaji guru dinegara tetangga seperti Brunei dan Singapura, gaji guru di Indonesia masih sangat jauh. Ini bisa lihat  cek dalam gambar di bawah ini :


Seperti yang pernah diunggah di jejaring sosial facebook yang menunjukkan gaji guru-guru di Singapura misalnya mencapai hingga Rp 57 juta perbulannya. Tentu terlihat perbedaannya yang sangat mencolok dari gaji guru kita di Indonesia.

Sumber:http://www.kuambil.com/2015/12/ini-dia-perbandingan-gaji-guru.html

PEMAHAMAN DAN PANDANGAN MASYARAKAT UMUM TENTANG GENDER

Gender, wanita_pria, Persamaan Hak pendidikan, sederajat
Visiuniversal--Warga belajar dan siswa sekalian, berikut ini kita akan membahas tentang pengertian gender dari sudut pandang dan pemahaman masyarakat umum. Ketika pertama kali wacana tentang gender di gulirkan di masyarakat, banyak yang belum memahami tentang gender ini, bahkan bagi yang sudah tahu pun, banyak yang belum bisa menerima tentang konsep gender ini, karena berbagai alasan. Secara umum jika diajukan pertanyaan kepada sebagian besar masyarakat, jawaban para reponden memang mengandung kebenaran namun kurang tepat dan akurat.

Pengertian gender sebagai jenis kelamin misalnya ada yang memahami atau membuat pengertian seperti itu. Contoh, Echols dan Shadily (1982) menerjemahkan gender sebagai jenis kelamin dengan merujuk Echols dan Shadly, memang tidak salah. Namun, terjemahan Echols dan Shadily tidak memberikan keterangan lebih lanjut lagi, bahwa sebetulnya jenis kelamin dimaksud bukanlah dalam pengertian konsep biologis, tetapi dalam konsep sosiologi. Sehingga ada dua konsep jenis kelamin, yakni ditinjua dari segi biologi dan ditinjau dari segi sosiologi. Sehingga misalnya man dan women dipakai jenis kelamin dari segi sosiologi, sedangkan dari segi biologi adalah male dan female. Dalam bahasa Arab pengertian jenis kelamin dari segi biologi dan sosiologi juga dikenal, misalnya jika Al Qur'an hendak mengungkapkan dari segi biologis maka digunakan istilah al-dzakar untuk laki-laki dan al-untsa untuk perempuan, ketika Al Qur'an mengungkapkan manusia dari aspek gender maka dipakai istilah al-rajul/al-rijal, dan al-mar'ah/al-nisa(umar:1999).

Namun dalam bahasa Indonesia sepertinya (menurut pengetahuan penulis) tidak ditemukan penggunaan yang tepat untuk istilah jenis kelamin dari segi biologis dan gender. Sehingga ketika kita menerjemahkan kata al-dzakar dan al-untsa, al-rijal dan al-nisa, menjadi laki-laki dan perempuan maka kita tidak lagi memahami konsep makna kata tersebut.

Salah satu pengertian gender yang banyak dipakai ialah perbedaan peran, fungsi dan tanggung jawab antara perempuan dan laki-laki sebagai hasil konstruksi sosial-budaya. Oleh karena hasil konstruksi sosial-budaya maka fungsi, peran, dan tanggung jawab itu dapat berbeda antara suatu suku bangsa, bangsa dan suku bangsa, bangsa lain, atau dari suatu masa dengan masa yang lain.

Pada masyarakat umum deskripsi tentang kesetaraan dan keadilan gender masih kurang tepat tepat. Kesetaraan gender (gender equality) adalah kesamaan kondisi bagi laki-laki dan perempuan untuk memperoleh kesempatan serta hak-haknya sebagai manusia dalam berperan dan berpartisipasi di segala bidang. Sementara keadilan gender (gender equality) merupakan proses dan perlakuan adil terhadap perempuan dan laki-laki, sehingga dalam menjalankan kehidupan bernegara dan bermasyarakat, tidak ada pembakuan peran, baban ganda, subordinasi, marginalisasi dan kekerasan terhadap perempuan maupun laki-laki (Subdikrektorat Analisis Statistik, 2014).

Demikian tentang pemahaman dan pandangan masyarakat umum tentang gender ini, untuk pembahasan selanjutnya tentang pengertian gender silakan baca literatur, buku-buku dan sumber lain yang terkait dengan pengertian yang benar tentang pengertian atau definisi dari gender tersebut. Terima kasih..Wassalam...